Mengenal Mochtar Kusumaatmadja (Bagian-3)

News —Minggu, 6 Mar 2022 13:52
    Bagikan  
Mengenal Mochtar Kusumaatmadja (Bagian-3)
Kenangan Mochtar Kusumaatmadja.* (FOTO: Dokumen Pribadi Keluarga)


DEPOSTJOGJA,- Monumental, dari perpustakaan hingga nama Jalan Mochtar Kusumaatmadja.  Pengajuan Mochtar Kusumaatmadja sebagai pahlawan nasional dari Jawa Barat terus berproses.  Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Jawa Barat terus mengumpulkan berkas yang persyaratan lainnya guna menguatkan pengajuan sebelum dikirimkan ke Kementerian Sosial RI pada Maret 2022 mendatang. Prof. Mochtar Kusumaatmadja dengan peran berharganya, memperluas wilayah Indonesia tanpa senjata dan darah.

Guru Besar Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Unpad yang juga anggota Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Jawa Barat Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra mengatakan, masih ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi termasuk melaporkan adanya bangunan monumental yang dinamakan Mochtar Kusumaatmadja.

Semula baru Universitas Padjadjaran yang menamakan perpustakaan mereka dengan Perpustakaan Mochtar Kusumaatmdja.  Kini di Kota Bandung sendiri, upaya TP2GD dan inisiasi Gubernur Ridwan Kamil telah membuahkan hasil dengan persetujuan Pemerintah Pusat untuk perubahan nama Jalan Layang Nasional Pasopati menjadi Jalan Mochtar Kusumaatmadja.

Semula di Bandung dipilih Jalan Merdeka, namun karena banyaknya administrasi kependudukan yang terkait, maka diputuskan Jalan Layang Nasional Pasupati karena administrasi kependudukan tidak sekompleks di Jalan Merdeka.

Baca juga: Mengenal Mochtar Kusumaatmadja (Bagian-2)

“Gubernur sendiri menghubungi Menteri (PUPR) langsung dan sekarang sudah disetujui. Dalam waktu dekat pekan ini akan diresmikan,”ucapnya.

Selain itu, untuk status jalan di Kota Tasikmalaya dan Kota Bogor masih berproses. Hal itu tergantung dengan akselerasi pemerintah dan DPRD setempat.

Menurut Reiza, dengan penambahan bangunan monumental yang dinamai Mochtar Kusumaatmadja akan semakin menguatkan kelaikan Mochtar sebagai Pahlawan Nasional dari Jawa Barat.

Persyaratan lainnya, kata Reiza, pihaknya saat ini tengah menuntaskan biografi Mochtar Kusumaatmadja sekaligus melakukan konsenyering melalui wawancara dengan mantan Menteri Luar Negeri Hasan Wirayuda dan mantan Rektor Unpad Ganjar Kurnia.

“Mudah-mudahan Maret pekan kedua sudah bisa disampaikan ke Kemensos RI,”ucapnya.* (bersumber dari siaran pers / TISHA S. KANILAH)

Baca juga: Mengenal Mochtar Kusumaatmadja (Bagian-1)

Editor: Zizi
    Bagikan  

Berita Terkait