Diduga Korban Malpraktik, Bayi Seberat 1,5 Kg Meninggal, Ini yang Dilakukan Keluarga

News —Kamis, 23 Nov 2023 14:41
    Bagikan  
Diduga Korban Malpraktik, Bayi Seberat 1,5 Kg Meninggal, Ini yang Dilakukan Keluarga
Keluarga Korban melaporkan Klinik Alifa kepada Kepolisian Polresta Tasikmalaya, Rabu(22/11/2023).(Foto: M.Kris)

DEPOSTJOGJA  (TASIKMALAYA).- Viral di media sosial, seorang bayi meninggal, diduga adanya malpraktik yang dilakukan oleh pihak klinik Alifa yang berada di kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya

Bayi prematur seberat 1,5 kg itu diduga tidak dirawat sesuai prosedur, bahkan pihak keluarga menyebut bayinya turut dimandikan  tanpa sepengetahuan keluarga korban.

Satuan Reserse Kriminal Polresta Tasikmalaya telah menerima laporan dan sedang  melakukan penyelidikan berkaitan adanya bayi meninggal dunia yang diduga  disebabkan pelayanan buruk Klinik Alifa di Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, Selasa (21/11/2023)

Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Fetrizal mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan.

“Ya kami sudah menerima laporan dari keluarga korban, dan sedang melakukan penyelidikan,” ujarnya

Ia menjelaskan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan, dengan jemput bola menemui orang tua korban ke rumahnya, karena kondisi ibu bayi masih belum pulih.

Baca juga: 4 Cara Unik Agar Rambut Kalian Bisa Ikal dengan Memakai Kaus Kaki

Sementara itu, Wakil Ketua Forum Masyarakat Madani (FMM) Kabupaten Tasikmalaya ,Luthfi Hizba Rusydia kepada Depostjabar.com mengatakan,  kalau memang benar ceritanya seperti itu sangat miris.

“Yah, semoga dengan kejadian seperti ini bisa menjadi pelajaran parapihak dimana kita tahu bahwa Tasik pernah menjadi salahsatu daerah dengan angka kematian bayi tertinggi. Saya berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya membentuk Tim Audit Maternal Perinatal (AMP) atau tim pemeriksaan kematian pada bayi di klinik tersebut supaya terang benderang dan sampaikan ke publik jangan sampai berlarut larut dan trust kepada masyarakat bisa lebih cepat pulih dengan kejadian tersebut,” katanya, Rabu (22/11/2023).(M.Kris)

Editor: Admin E
    Bagikan  

Berita Terkait