Kejamnya Eksekusi Mati William Wallace Pahlawan Skotlandia, Lebih Mengerikan dari Film Braveheart

Pendidikan —Sabtu, 12 Aug 2023 09:48
    Bagikan  
Kejamnya Eksekusi Mati William Wallace Pahlawan Skotlandia, Lebih Mengerikan dari Film Braveheart
Sosok William Wallace yang diperankan oleh aktor terkenal, Mel Gibson pada film Braveheart. (Tangkapan layar film Braveheart)

DEPOSTJOGJA - Brutalnya eksekusi mati William Wallace, pahlawan Skotlandia, lebih ngeri daripada film Braveheart.

William Wallace adalah salah satu pahlawan terbesar dalam sejarah Skotlandia.

Di mana, William Wallace ini adalah motor pergerakan perlawanan bangsa Skotlandia terhadap Inggris yang pada saat itu dikuasai Edward I.

Rasa tidak adil, juga ditambah dengan kematian istrinya, membuat William Wallace mantap memberontak kepada Inggris.

Perlawanan yang dilakukan William Wallace cukup membuat Edward I kerepotan.

Baca juga: Pelatih Persib Bandung Baru Lepas  Robi Darwis untuk Ikuti TC Timnas U23 Indoensia, Ini Alasannya

Baca juga: Jelang Piala AFF di Thailand, Shin Tae yong Panggil 23 Pemain untuk Ikuti TC Timnas U23 Indonesia

Beberapa kali, benteng pertahanan Edward I ini berhasil dikuasai.

Namun, karena kurangnya persenjataan juga pengkhianatan dari teman sebangsanya, akhirnya pada 1305 William Wallace ditangkap.

 

Eksekusi Brutal William Wallace

Dikutip dari Undiscovered Scotland, setelah ditangkap, William Wallace lantas diadili dan bersalah atas tuduhan pengkhianatan terhadap Inggris.

William Wallace dijatuhi hukuman mati!

Sama seperti halnya eksekusi mati mengerikan abad kegelapan, William Wallace mendapatkan hal yang sama, terlebih dia berstatus pengkhianatan di mata Inggris.

Jika merujuk film Braveheart tahun 1995 yang diperankan Mel Gibson, tampak eksekusi mati William Wallace diperhalus namun tetap mengerikan.

Dalam film diperlihatkan, William Wallace layaknya Benito Mussolini, dilempari sayur dan buah oleh masyarakat.

Juga akhir hayatnya, dia masih mengenakan pakaian saat dipancung.

Namun pada kenyataannya, William Wallace mendapatkan banyak penderitaan sebelum dia mati.

Dia diseret dengan kereta kuda ber kilometer jauhnya dalam keadaan telanjang.

Setelah itu, dia diarak dan dikebiri alat vitalnya.

Tidak hanya itu, isi perut dari William Wallace juga dibelah dan dibakar di depan matanya.

Baca juga: Gubernur Ridwan Kamil Kukuhkan 855 Duta Pariwisata Jabar, Begini Tugasnya

William Wallace benar-benar menderita, tapi itu belum selesai.

Hati dari pejuang kemerdekaan Skotlandia itu dibelah dan diambil hingga akhirnya dia gugur.

Untuk memastikan kematiannya, para algojo lantas memenggal kepalanya dan memotong tubuh William Wallace menjadi 4 bagian dan dipajang di Newcastle, Berwick, Stirling, dan Perth.

Inggris juga dengan penuh kemenangan menancapkan kepala Wallace di jembatan London.

Meski William Wallace telah gugur, namun semangat perlawanan dari rakyat Skotlandia terhadap Inggris terus berkobar.

Pada akhirnya pemerintah Skotlandia menetapkan William Wallace sebagai salah satu pahlawan terbesar dalam sejarah.***

Editor: Dikki Wahyu Afandi
    Bagikan  

Berita Terkait