Rumah Dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Digeruduki Mahasiswa Malam-Malam

News —Kamis, 29 Jul 2021 12:32
    Bagikan  
Rumah Dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Digeruduki Mahasiswa Malam-Malam
Rumah Dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Digeruduki Mahasiswa Malam-Malam (foto: ist)

SEMARANG,DEPOSTJOGJA

Sejumlah aktivis mahasiswa dari enam Organisasi Pergerakan di Jawa Tengah menggeruduki rumah dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Puri Gedeh Kota Semarang, Rabu (28/07/2021) malam. Kedatangan mereka bukan untuk demo, namun mereka datang untuk berembug dengan Ganjar soal keterlibatan mahasiswa dalam penanganan wabah virus corona yang saat ini melanda di masyarakat.

Pertemuan yang digelar di lobby rumah dinas Ganjar itu berlangsung hangat. Ditemani teh dan jajanan pasar, Ganjar yang hanya mengenakan kemeja polos dan bersarung itu nampak gayeng (asyik,red) ngobrol dengan para Ketua dan Pengurus Organisasi Kemahasiswaan yang tergabung di Kelompok Cipayung Jateng.

Baca juga: Telepon Genggam Saat Pertama Ditemukan, Sejarah dan Jenis-jenis

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 29 Juli 2021, Aquarius Atur Waktu Istirahat, Virgo Cukup Vitamin

Enam organisasi tersebut ialah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Mereka diskusi cukup lama, dan memberikan pandangan serta ide dalam rangka membantu pemerintah menangani wabah.

"Saya kedatangan tamu, kawan-kawan mahasiswa dari kelompok Cipayung Jateng. Mereka ini punya ide, membuat Gerakan Jateng Ayo Bangkit. Intinya, mereka ingin berkontribusi membantu pemerintah dalam penanganan wabah virus corona," kata Ganjar.

Ganjar menerangkan, ada banyak ide dan gagasan dari teman-teman mahasiwa yang hadir ke rumah dinasnya itu. Kontribusi yang diusulkan juga kongkrit, misalnya mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang berhak, membuat konsultasi di bidang kesehatan atau telemedicine, berkontribusi pada bidang pendidikan dan lainnya.

"Ada juga yang tergerak untuk mendata UMKM terdampak, penyintas Covid dan diajak jadi donor plasma konvalesen dan lainnya. Mereka bisa masuk ke persoalan-persoalan itu dan ingin membantu menyelesaikan. Saya rasa ini gerakan yang sangat bagus, karena ini kuliah kerja yang sangat nyata," sebutnya.

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini, 29 Juli 2021, Gemini Perlu Mengikhlaskan, Cancer Membuang-Buang Waktu

Baca juga: Berkharisma yang Tangguh Mengintimidasi Para Lelaki, Zodiak wanita Paling Baddas

Ganjar memang sedang getol mengajak semua elemen masyarakat termasuk mahasiswa bersatu melawan pandemi. Caranya adalah berkontribusi dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki masing-masing.

"Dan mahasiswa Jateng khususnya kelompok Cipayung ini tergerak. Mereka punya ide dengan model gerakan yang berbeda. Sangat berbeda. Saya apresiasi, karena mereka mau terjun ke lapangan secara langsung. Saya angkat dua jempol untuk mereka," pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Kelompok Cipayung Jateng, Badrun Nuri mengatakan, kedatangan mereka ke rumah dinas Ganjar untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan beberapa hal terkait wabah. Mereka sepakat untuk bergerak bersama, berkolaborasi bersama untuk memutus mata rantai wabah corona di Jateng.

"Sebagai mahasiswa, gerakan ini penting karena potensi mahasiswa banyak sekali. Jumlahnya juga banyak. Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi sangat banyak, jadi kalau semuanya bergerak, maka hasilnya akan sangat positif," katanya.

Lebih lanjut Ketua Ketua Umum DPD IMM Jateng ini menerangkan, mahasiswa sebagai generasi terdidik sangat penting berperan dalam penanganan pandemi. Dengan keilmuan yang dimiliki, mahasiswa pasti bisa melakukan aksi nyata.

"Apalagi kita masih sangat muda, maka penting sekali menyumbangkan gagasan dan tenaganya demi menyelesaikan problem kebangsaan pada saat ini," jelasnya.

Baca juga: Setiap Bunyinya Bertumbalkan Darah, Mitos Gamelan Keramat Pemanggil Arwah

Baca juga: Suka Nyemil Buaya, Ini Fakta Ular Purba Terbesar di Dunia Titanoba

Banyak ide dan rencana aksi dari Kelompok Cipayung untuk membantu penanganan Covid-19 di Jateng. Ketua Umum Badko HMI Jateng-DIY Sahal Munir menerangkan, dari diskusi dengan Ganjar, mahasiswa dapat bergerak dalam beberapa sektor dalam penanganan Covid.

"Banyak yang kita usulkan untuk dieksekusi, diantaranya menjadi relawan program pemerintah, kita buat konsultasi online berkaitan dengan kesehatan, konsentrasi membantu pendidikan, kita bantu pendataan terhadap UKM terdampak dan ada gerakan mendata penyintas Covid untuk mau diajak donor plasma yang nantinya digunakan membantu penderita Covid lainnya," ucapnya.

Para ketua organisasi mahasiswa itu sepakat, bahwa mahasiswa memang dituntut kritis dengan segala kebijakan pemerintah. Akan tetapi, mahasiswa tidak boleh hanya mengkritik, mereka juga harus terlibat dalam menyelesaikan problem bangsa.

"Sebagai mahasiswa harus kritis, dengan segala kebijakan pemerintah. Tapi jangan lupa, bahwa kita harus ikut andil dalam menyelesaikan problem bangsa. Sekarang problemnya adalah Covid-19, jadi mari bersama-sama menyelesaikan," ucap Ketua DPD GMNI Jateng, Hendi Adisaputra. (Solikun)

Baca juga: Leo Messi, Mestinya Tanpa Aral...

Baca juga: Membuat Orang Sakit Tapi Sehat Secara Medis, Hati-Hati Misteri Hantu Kiriman

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait